Biasakan Masuk Ke Situs Anda Melalui Google

Februari 26th, 2009 by heruns

Jika anda mempunyai website yang sudah diindex Google, biasakan anda masuk website tersebut melalui Google dengan cara searching dengan keyword yang sudah teroptimasi dengan baik. Kegiatan tersebut akan memberi kesan bahwa website anda banyak dicari sehingga meningkatkan page rank untuk halaman tersebut.

Akan tetapi jika anda belum mempunyai keyword yang dioptimasi untuk website anda, anda dapat melakukan searching dengan dengan nama URL anda. Aktivitas ini juga harus diimbangi dengan meningkatkan kualitas konten website anda. Anda dapat menambah artikel, berita, produk, faq dan lain-lain.

Pastikan juga bahwa struktur website anda mendukung SEO (Search Engine Optimization). Pengecekan paling dasar adalah pastikan halaman-halaman di dalam website anda mempunyai link dengan halaman utama (home) baik langsung maupun tidak langsung.

Kesalahan fatal dalam SEO yang mungkin tidak disadari adalah menempatkan halaman pertama full flash sehingga tidak ada link untuk masuk ke halaman lain. Kesalahan lain yang juga fatal adalah link disajikan melalui Javascript sehingga tidak bisa diindex Google. Dengan masuk ke website melalui Google juga meningkatkan kepekaan akan keyword-keyword baru yang akan dioptimasi.

Sumber : Henusa.com

NEGARA TAK BERTUHAN (The Response)

Nopember 3rd, 2008 by heruns

Membaca tulisan Sdr. Alfand dari Malaysia dengan judul NEGARA TAK BERTUHAN, pada link http://alfand.blogdetik.com/2008/11/03/negara-tak-bertuhan/, yang mengkritik Indonesia, berikut sebuah respon dari saya .: Blog..Go..Blog :.

Pertama saya membaca tulisan Anda, saya tertawa…,cukup provokatif.. (sorry ini tidak saya bilang korektif yaa..), dan saya pribadi tidak cukup terprovokasi sorry..hee..he..

Saya seorang Islam, saya melihat diantara ajaran dari ke 5 agama tersebut, semuanya mengajarkan nilai-nilai kebaikan, yang universal..kami juga saling memaafkan, menghormati, dan bertoleransi..

Anda bisa bayangkan, jika kami (bangsa Indonesia) ini tidak bertoleransi, mungkin yang terjadi di mana-mana adalah pertumpahan darah, kemarahan dan dendam… Dan saya mungkin pada hari ini tidak bisa menulis comment untuk Anda, dan tidak pula bisa memaafkan Anda, dengan kerendahan hati..

Saya sendiri orang Islam, tapi saya tetap menghargai hukum di Indonesia yang menurut Anda banyak didominasi oleh hukum Islam, padahal kalau mau dilihat ke sejarah kami, hukum-hukumnya adalah masih peninggalan kolonial Belanda (yang notabene adalah Kristen), tapi kami masih tetap menghargai karena memang itu sementara hukum yang ada sebagai hukum dasar yang diakui di Indonesia..

Saya menghormati Malaysia, yang walaupun dari sana berasal Dr Azhari dan Noordin M Top (laknatullah…), mengobarkan teror kepada masyarakat Indonesia, membunuh orang yang tidak bersalah, atas nama apa?? TUHAN kahh??? Allah sendiri menegaskan agar Islam menjadi Rahmatanlil’alamien.. (menebarkah kasih sayang kepada seisi alam)…. Kami masih menghormati Malaysia, yang walaupun pernah menagmbil hak cipta karya-karya seniman Indonesia.. Kami masih menghargai, karena kami memiliki Tuhan. Kami tidak mau terprofokasi karena kami memiliki Tuhan.

Mengenai gambaran pola hidup masyarakat Indonesia, itu juga terlalu dangkal menilainya..kurang didalami dan dipahami, ga papa, karena Anda bukan orang Indonesia jadi saya maklum.., yang jelas, kami memiliki seniman2 yang kreatif, para pemikir-pemikir yang kelas dunia (dari Jaman dulu ada Soekarno, Hasyim Asyari, Agus Salim, Syahrir dan masih banyak lagi lahh untuk disebutin satu-satu, yang reputasinya sudah diakui dunia Internasional). Pun, sekarang, para pelajar-pelajar Indonesia senantiasa menjuarai Olimpiade Science, setiap tahun, dari semua level…maaf kami sedang tidak sombong, karena kami memiliki Tuhan..hee..heee…

Dalam bidang agama (Islam, karena yang saya tahu..), juga banyak menciptakan orang-orang yang sukses internasional, seperti ada Imam Masjidil Haram yang berasal dari Minangkabau (maaf saya lupa nama beliau, semoga Allah merohmatinya), Syekh Maulana Yusuf (berasal dari Makasar) yang pada zaman penjajahan dahulu dibuang ke Afrika Selatan, yang konon menurut Nelson Mandella (Presiden Afsel), beliaulah yang mengilhaminya untuk persamaan hak antara kaum berkulit putih dan hitam. Tak kurang-kurangnya, para hafidz-hafidz dari Indonesia senantiasa menjuarai perlombaan tingkat internasional dalam hal hapalan Al Qur’an…

Mungkin itu saudaraku dari Malay… Semoga tanggapan ini bermanfaat bagi Anda, rekan Anda, keluarga Anda, masyarakat Malay, dan para pembaca sekalian..

Thanks..

Membunuh Semut…

Nopember 1st, 2008 by heruns

Setiap malem sepulang kerja, kami sepasang suami-istri (keduanya bekerja), selalu disibukkan urusan semut… Semut??? Ya…, semut…

Kebetulan dirumah kontrakkan kami sedang tidak ada pembantu (setelah lebaran kemarin, pembantu kami tidak ikut kami lagi, dan sampai sekarang belum menemukan pembatu lagi..), jadi rumah kami kami sedikit banyak agak “berantakan”. Bukan berarti istriku tidak mengurus rumah (dia istri yang super rajin lho..), tapi memang spare waktu yang tersedia tidak terlalu banyak..

Saking istriku super rajin, setiap malem setelah buka pintu rumah, yang langsung dilihat adalah meja makan, kenapa?? Karena disana biasanya banyak semut (yang merubung sisa makanan pagi kami sebelum kerja)… Ya, istriku paling sebel banget kalau ngeliat semut-semut di meja makan (atau juga tempat lain), dan yang dilakukan selanjutnya adalah “membunuh”nya, satu per satu…dengan sebuah tutup botol… 

Sampai kami menemukan jawaban, kami harus mengeliminir membunuh semut-semut (kami pindahkan hal-hal yang bisa menarik semut datang) itu lagi dan binatang yang lain (yang secara umum tidak untuk konsumsi manusia), bukan karena kami ”penyayang binatang”, tapi lebih karena suatu alasan mereka juga memiliki hak untuk hidup..

Dalam beberapa hal, kita juga boleh membunuh binatang, seperti untuk alasan konsumsi (binatang yang umum dikonsumsi), kondisi bahaya (ular berbisa, binatang buas), kondisi wabah yang disebabkan oleh binatang (dan harus dimusnahkan). Tapi selebihnya hindari membunuh binatang yang kita anggap gampang untuk dibunuh… Dengan alasan kotor, jijik, tidak bermanfaat dll…yang sebenernya kita bisa menghindarinya…

Ideologi Teroris..(mungkinkah mati???)..

Nopember 1st, 2008 by heruns

Mengikuti berita terbaru di detik.com mengenai persiapan eksekusi terpidana mati pelaku peristiwa bom di Bali yang merenggut banyak korban…,pihak keluarga para terpidana mati mulai menyiapkan makam untuk “jasad” mereka…

Terlepas dari itu, sesuatu yang menggelitik bagi kita adalah sudahkah kita menyiapkan makam untuk “ideologi teroris” nya mereka (pelaku terorisme di Bali) dan teroris-teroris yang lain (dunia ini penuh dengan terorisme) dari zaman Fir’aun (yang melakukan teror pada Musa dan kaumnya), kerajaan Romawi (yang dulu juga menjadi momok bagi Isa dan kaum nya), zaman Hitler (yang menteror orang-orang Yahudi)..,zaman Zionisme (orang Israel melakukan teror terhadap Palestina), zaman perang dunia (sangat kental teror ideologi),  ataupun zaman Osama BL (yang dianggap teroris dunia “barat”), dan “BARAT” ada juga yang menganggap sebagai teroris bagi beberapa teritori di dunia. Sudahkah kita yakin, bahwa ideologi teroris mereka akan “mati” bersama jasad mereka… Semua pasti akan menjawab..TIDAK.., karena katanya ideologi itu tidak akan MATI.. (mungkin betul juga…).

Apakah “PERANG terhadap terorisme (OSAMA dan jaringannya)” yang sekarang didengungkan oleh “dunia (yang dipimpin oleh BARAT)”, bisa “membunuh” terorisme (ideolgi)?? Sampai sekarang saja, BARAT (dan atau dunia) belum bisa memberangus (secara fisik) para pelaku terorisme, apalagi ideologinya…(kan)??

Dan apakah memang ideologi itu memang harus diberangus?? Karena ideologi adalah lahir dari pikiran yang konon itu adalah hak asasi manusia?? Apakah yang harus kita lakukan dengan ideologi (ini).. Apakah memang ada yang salah dengan sistem ideologi yang sedang dan sudah berjalan (di dunia)?? Apakah harus ada penataan ideologi?? Ataukah ini semua terlahir dari ideologi yang tidak seimbang?? Ataukah akan terlahir sebuah ideologi baru? Apakah yang harus dilakukan oleh dunia??

Semua korban terorisme dari zaman baheula sampai sekarang pastilah sangat sengsara, sedih, menderita, dendam, kecewa, pedih… Sementara para pelaku terorisme pastilah sangat merasa puas, merdeka, menang, bahkan mungkin merasakan orgasme ideologi.. ..KONTRADIKTIF..

Belanja Iklan Obama..

Oktober 30th, 2008 by heruns

Kandidat presiden Partai Demokratis Barack Obama menganggarkan  $4 juta untuk kampanye penutupan pada iklan televisi pada hari rabu malam menjelang pemilihan presiden di Amerika pada hari Kamis esok..

Iklan 30 menit akan disiarkan di jaringan televisi CBS, NBC, FOX dan beberapa jaringan televisi kabel menjelang putaran terahir dimana Obama memimpin poling-poling yang di adakan di Amerika.. 

Krisis Keuangan Global (Indonesia jangan..)

Oktober 29th, 2008 by heruns

Krisis keuangan global menelan kerugian yang luar biasa besar yakni kurang lebih hingga US$ 2,8 triliun atau sekitar Rp 28.000 triliun. Ketidakstabilan sistem finansial global dalam beberapa pekan terakhir merupakan yang paling besar dalam sejarah, dan dengan kecenderungan perekonomian yang terus turun, sistem finansial masih berada dalam tekanan.

Untuk mengatasi tekanan tersebut, secara total telah diinjeksikan (bailout) sekitar US$ 4 triliun yang dilakukan oleh pemerintahan keseluruhan negara-negara dunia, ke sistem perbankan dan pasar.

Diharapkan, dengan langkah tersebut dan dilanjutkan langkah-langkah berikutnya, akan meredam hempasan gelombang krisis yang episentrumnya di Amerika Serikat.

Indonesia, sebagai negara yang 1 dekade lalu juga mengalami krisis keuangan yang sangat parah, diharapkan lebih antisipatif akan terjadinya krisis keuangan yang menyengsarakan rakyat kebanyakan.

Beberapa hari lalu, nilai tukar rupiah terhadap dolar bergejolak tak menentu pada level Rp 10.000 hingga Rp 12.000 per dolar, yang tentunya menghawatirkan berbagai kalangan bisnis. Bank Indonesia, sebagai pemegang amanat untuk menjaga kestabilan nilai tukar rupiah, diharapkan mengambil langkah-langkah yang tepat.

Terhadap sektor riil Indonesia, terutama yang berbasis produk ekspor ke Amerika dan Eropa, diharapkan mampu membuka pasar baru sebagai ekses dari resesi. Dengan demikian keterlangsungan produksi akan terjaga dan aksi efisiensi dengan cara pengurangan karyawan (PHK) bisa dicegah.

Sumber : Diolah dari Detik Finance 

Cemara di Ujung Bukit

Oktober 29th, 2008 by heruns

Aku adalah lembah tak berpenghuni..

Kau adalah cemara di ujung bukit..

dan..

strobilusmu telah membenih di dalam humusku..

Hukum Tidak Boleh Pandang Bulu…

Oktober 29th, 2008 by heruns

Hukum memang harus ditegakkan.., tidak boleh pandang bulu…kalau memang salah ya dihukum, tapi kalau memang tidak salah ya jangan dihukum… 

Salut untuk “keadilan”…

Rabu, 29/10/2008 15:14 WIB
Wakil Ketua Komisi III:
Aulia Pohan Tersangka Bukti SBY Tidak Intervensi KPK
Hestiana Dharmastuti - detikNews


Jakarta - Penetapan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Aulia Pohan menjadi tersangka disambut baik sejumlah kalangan. Status tersangka bagi Aulia telah menepis tudingan SBY mengintervensi KPK.

“Saya menyambut baik. Berarti seakan-akan ada intervensi SBY terhadap penegakan hukum khususnya KPK, tidak betul,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR Soeripto kepada detikcom, Rabu (29/10/2008).

Aulia Pohan ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK. Selain Aulia, Aslim Tadjudin, Maman H Soemantri, Bunbunan Hutapea. Mereka semuanya itu merupakan mantan deputi gubernur BI.

Apa Aulia harus segera ditahan? “Itu kewenangan KPK menetapkan perlu ditahan atau tidak. Biasanya sih, kalau sudah ditetapkan sebagai tersangka langsung ditahan,” sahut politisi PKS ini.(aan/nrl)

Soempah Pemoeda

Oktober 29th, 2008 by heruns

Teks sumpah pemuda :

Boetir ke satoe
* Kami Poetra Dan Poetri Indonesia Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe , Tanah
AirIndonesia
Boetir ke doea
* Kami Poetra Dan Poetri Indonesia Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia
Boetir ke tiga
*  Kami Poetra Dan Poetri Indonesia Menjoenjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa
Indonesia

Puisinya Dee..

Oktober 29th, 2008 by heruns

Engkaulah getar pertama yang meruntuhkan gerbang tak berujung mengenal HIDUP..

Engkaulah tetes embun pertama yang menyesatkan dahagaku dalam CINTA tak bermuara..

Engkaulah matahari FIRDAUSku yang menyinari kata pertama dicakrawala aksara..

Kau hadir dengan ketiadaan..

Sederhana dalam ketidakmengertian..

Gerakmu tiada pasti..

Namun aku terus di sini..

Mencintaimu..

Entah kenapa………..

~ D ~